Ketika sebuah serial kriminal sukses di season pertama, tantangan terbesar adalah menghindari klise di season kedua. The Mentalist berhasil melewati rintangan ini dengan gemilang. Berikut alasan mengapa season ini dianggap "top" oleh komunitas penggemar sub Indo:
Istilah kepolisian (CBI, forensics , suspect ) dan istilah psikologi yang digunakan Patrick Jane diterjemahkan dengan tepat, bukan sekadar menggunakan mesin penerjemah otomatis.
Selain Simon Baker yang memukau sebagai Patrick Jane, deretan pemain lain juga nggak kalah keren: the mentalist season 2 sub indo top
Banyak penonton menyebut musim kedua sebagai prime era The Mentalist. Berikut alasannya:
Dari total 23 episode, berikut adalah tiga episode yang paling banyak dicari dengan kode "sub indo top" karena alur cerita dan kualitas terjemahannya: Ketika sebuah serial kriminal sukses di season pertama,
menceritakan kisah Patrick Jane (diperankan oleh Simon Baker), mantan cenayang ( psychic ) palsu yang kini menjadi konsultan independen untuk California Bureau of Investigation (CBI) . Jane memiliki kemampuan observasi, membaca bahasa tubuh, dan manipulasi psikologis yang luar biasa, yang digunakannya untuk memecahkan berbagai kasus pembunuhan rumit.
Musim kedua ini sering dianggap sebagai salah satu titik balik terbaik dalam serial The Mentalist. Berikut adalah beberapa alasan utamanya: Selain Simon Baker yang memukau sebagai Patrick Jane,
Beri tahu saya bagaimana cara saya membantu Anda menikmati serial ini lebih jauh! The Mentalist Season 2 - watch episodes streaming online
Pada musim kedua ini, Patrick Jane (diperankan oleh Simon Baker) kembali menjadi konsultan independen untuk California Bureau of Investigation (CBI). Ia bekerja di bawah pengawasan Agen Senior Teresa Lisbon (Robin Tunney). Tugas utama Jane tetap sama: menggunakan kemampuan observasi super, hipnotis, dan trik mentalisnya untuk membaca pikiran manusia dan memecahkan kasus pembunuhan rumit.
Salah satu daya tarik utama The Mentalist season 2 adalah chemistry antar karakter yang kian terasa. Hubungan Lisbon dan Jane, misalnya, tidak lagi sekadar atasan-bawahan yang saling kesal. Mereka mulai saling memahami dan melindungi satu sama lain dengan caranya masing-masing.